2010-03-05 11:15:11
Tri Polyta Indonesia (Perseroan) (TPIA) pada tahun 2009 mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan menjadi Rp483 miliar dibanding rugi bersih pada tahun 2008 sebesar Rp14 miliar.
Peningkatan laba bersih tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan pada tahun 2009 menjadi 385.716 ton, naik 17% dibanding dengan volume penjualan pada tahun 2008 sebesar 330.503 ton.
Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan pasar polypropylene domestik yang menggembirakan pada tahun 2009, setelah mengalami keterpurukan pada tahun 2008. Faktor lain yang menunjang peningkatan laba bersih adalah peningkatan margin.
Delta P, selisih antara harga polypropylene, barang jadi hasil produksi Perseroan dengan harga propylene, bahan baku utama, yang merupakan penentu margin laba Perseroan, tercatat sebesar US$328 per ton pada tahun 2009 atau mengalami kenaikan sebesar 109% dibanding Delta P pada tahun 2008 sebesar US$157 per ton.
Berdasarkan kinerja dan kondisi pasar domestik yang menggembirakan tersebut, lebih lanjut Suryandi menjelaskan, pada triwulan III tahun 2009 Perseroan telah mulai merealisasikan rencana peningkatan kapasitas produksi melalui proyek debottlenecking yang sempat ditunda. Peningkatan kapasitas produksi dari 360.000 ton menjadi 480.000 ton per tahun memerlukan waktu 18 bulan untuk pembangunannya dan diperkirakan akan mulai beroperasi secara komersial pada akhir triwulan I tahun 2011. Proyek de-bottlenecking tersebut akan meningkatkan daya saing dan kemampuan Perseroan dalam memenuhi permintaan polypropylene domestik yang terus meningkat sekitar 4%-5% per tahun.
Pemancangan tiang pertama proyek ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2010. Hasil yang menggembirakan yang dicapai pada tahun 2009 merupakan dasar yang baik bagi Perseroan untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan pasar domestik selanjutnya dan menghadapi tantangan berupa perubahan kondisi pasar.
Sebagai pemimpin pasar yang memiliki basis pelanggan yang solid dan didukung oleh posisi keuangan yang kuat, Perseroan akan memanfaatkan berbagai peluang yang ada serta siap menghadapi peta persaingan baru yang timbul di masa mendatang.
|